
Gorontalo, 15 Januari 2026 – Jurusan Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Negeri Gorontalo (UNG) kembali menghadirkan sesi coaching Magang Berdampak yang sarat inspirasi. Pada sesi 7 yang berlangsung pukul 15.45–16.25 WITA, mahasiswa Magang 2026 diajak mendalami tiga topik strategis yang saling melengkapi: manajemen ternak modern, inovasi bisnis labu madu, dan pengembangan UMKM berbasis ekonomi hijau.
Materi pertama disampaikan oleh Dr. St. Aisyah R., S.Pt., M.Si. dengan fokus pada sinergi agribisnis terpadu dan manajemen ternak berbasis modernisasi pertanian. Ia menekankan bahwa pengelolaan ternak tidak lagi bisa dilakukan secara tradisional, melainkan harus memanfaatkan teknologi modern, sistem integrasi dengan tanaman, serta manajemen pakan yang efisien. Mahasiswa diajak memahami bahwa ternak bukan hanya sumber pangan, tetapi juga bagian dari ekosistem agribisnis yang dapat meningkatkan produktivitas dan keberlanjutan usaha.
Selanjutnya, Ramlan Mustafa, S.P., M.Si. membawakan materi tentang strategi ekspansi pasar dan inovasi model bisnis labu madu yang berdaya saing. Ia menjelaskan bahwa labu madu memiliki potensi besar sebagai komoditas unggulan daerah dengan nilai gizi tinggi dan permintaan pasar yang terus meningkat. Mahasiswa diperkenalkan pada strategi pengembangan produk, diferensiasi, serta inovasi model bisnis yang mampu memperluas jangkauan pasar. Ramlan menekankan bahwa keberhasilan bisnis labu madu bergantung pada kreativitas dalam branding, pengemasan, dan distribusi yang efektif.

Materi ketiga disampaikan oleh Delvi Suleman, S.P., M.Si. dengan topik strategi pengembangan UMKM berbasis ekonomi hijau dan keberlanjutan lokal. Ia menekankan bahwa UMKM harus menjadi motor penggerak ekonomi daerah dengan tetap memperhatikan aspek lingkungan. Mahasiswa diajak memahami konsep ekonomi hijau, seperti penggunaan energi terbarukan, pengelolaan limbah, dan praktik produksi ramah lingkungan. Dengan pendekatan ini, UMKM tidak hanya berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga menjaga keberlanjutan sumber daya alam.
Sesi ini ditutup dengan tanya jawab interaktif pada pukul 16.15–16.25 WITA. Mahasiswa aktif berdiskusi mengenai tantangan pengembangan ternak modern, peluang pasar labu madu, serta strategi UMKM hijau dalam menghadapi persaingan global. Narasumber menekankan bahwa mahasiswa sebagai calon profesional harus mampu melihat keterkaitan antara inovasi bisnis, keberlanjutan lingkungan, dan daya saing global.
Relevansi sesi 7 dengan program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) sangat jelas. Mahasiswa tidak hanya memperoleh teori, tetapi juga keterampilan praktis dalam mengelola ternak modern, merancang strategi bisnis komoditas unggulan, dan mengembangkan UMKM berbasis keberlanjutan. Kompetensi ini mendukung tujuan MBKM yang menekankan pembelajaran kontekstual, kolaborasi lintas sektor, dan penerapan ilmu dalam situasi nyata. Dengan bekal ini, mahasiswa lebih siap menghadapi dunia kerja sekaligus mampu memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan industri lokal.
Kegiatan Coaching Magang Berdampak sesi 7 mendapat apresiasi positif dari peserta. Mereka menilai bahwa materi yang disampaikan memberikan wawasan baru tentang bagaimana ternak modern, bisnis labu madu, dan UMKM hijau dapat menjadi senjata ekonomi berkelanjutan. “Kami merasa lebih siap menghadapi tantangan globalisasi karena memahami bahwa inovasi lokal bisa menjadi kekuatan besar jika dikelola dengan strategi yang tepat,” ungkap salah satu mahasiswa peserta.
Dengan terlaksananya sesi ini, Jurusan Agribisnis UNG menegaskan komitmennya dalam mendukung mahasiswa menjadi lulusan yang kompeten, adaptif, dan kontributif. Coaching Magang Berdampak bukan hanya wadah pembelajaran, tetapi juga sarana untuk melahirkan gagasan inovatif yang mampu memperkuat industri lokal dan memperluas peluang ekspor produk daerah.
Ranti I songi
1. Prof. Dr. Ir. Mahludin Baruadi, MP
2. Dr. Ir. Asda Rauf, M.Si
3. Amelia Murtisari, SP, M.Si
4. Ahmad Fadhli, SE, M.Si
5. Echan Adam, SE, MM
Mohammad Kifli
Pembimbing 1 Wawan K Tolinggi. SP.,M.Si
Pembimbing 2 Amelia Murtisari. SP.,M.Sc
Masa Orientasi Mahasiswa Baru (MOMB) merupakan kegiatan awal bagi mahasiswa yang baru diterima di Perguruan Tinggi.