Gorontalo, 20 Januari 2026 – Jurusan Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Negeri Gorontalo (UNG) resmi mengantarkan mahasiswa peserta Program Magang Berdampak Tahun Akademik 2025/2026 ke lokasi magang di Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Suwawa. Pengantaran ini menjadi langkah awal pelaksanaan magang selama 110 hari kerja, terhitung mulai Januari hingga Juli 2026.
Program Magang Berdampak dirancang untuk memberikan pengalaman belajar berbasis praktik kepada mahasiswa, dengan tujuan memperkuat kompetensi akademik sekaligus keterampilan profesional di dunia kerja yang sebenarnya. Dalam surat pengantar resmi bernomor 078/UN47.B6.5/PK/2026, Ketua Jurusan Agribisnis, Zulham Syaruddin, Ph.D., menyampaikan harapan agar mahasiswa dapat dibimbing dan dilibatkan secara aktif dalam aktivitas operasional harian di lokasi magang sesuai dengan bidang agribisnis.
Sebanyak empat mahasiswa ditugaskan di BPP Suwawa, yaitu Sus Yulan Sarafil, Hadjia Y. Halisa, Hindun Moilo, dan Septiana Walaji. Keempatnya berada di bawah bimbingan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Dr. Irwan Bempah, S.P., M.P., yang akan memantau dan mendampingi proses magang secara akademik.
Adapun kegiatan magang telah dirancang secara sistematis dan tercantum dalam lampiran surat pengantar. Mahasiswa akan menjalankan lima jenis kegiatan utama, yaitu identifikasi potensi wilayah dan komoditas, pendampingan kelembagaan petani, demonstrasi plot (demplot) dan inovasi teknologi, fasilitasi pertemuan serta edukasi petani, dan analisis sosial ekonomi pedesaan. Kegiatan tersebut merupakan representasi dari kompetensi akademik yang akan dikonversi ke dalam mata kuliah, mendukung pencapaian target 20 SKS mahasiswa.
Dr. Irwan Bempah, S.P., M.P., selaku Dosen Pembimbing Lapangan, menegaskan bahwa magang di BPP Suwawa adalah kesempatan strategis bagi mahasiswa untuk mengasah kompetensi agribisnis secara langsung. “Mahasiswa akan belajar bukan hanya dari teori, tetapi dari interaksi nyata dengan petani, penyuluh, dan dinamika sosial ekonomi pedesaan. Ini adalah ruang belajar yang sesungguhnya, di mana mereka bisa menguji kemampuan analisis, komunikasi, dan inovasi,” ujarnya. Ia juga menekankan pentingnya pendampingan aktif agar mahasiswa mampu mengintegrasikan ilmu akademik dengan kebutuhan praktis di lapangan. “Kami berharap mereka tidak hanya menjadi pengamat, tetapi juga kontributor aktif dalam kegiatan penyuluhan dan penguatan kelembagaan petani,” tambahnya.
Pihak BPP Suwawa menyambut baik kedatangan mahasiswa magang dan menyatakan kesiapan untuk memberikan ruang belajar yang aktif dan relevan. Koordinator BPP menyampaikan bahwa kehadiran mahasiswa akan memperkuat sinergi antara akademisi dan praktisi dalam mendukung pembangunan pertanian berkelanjutan di wilayah Suwawa.
Dengan terlaksananya pengantaran ini, Jurusan Agribisnis UNG menegaskan komitmennya dalam mencetak lulusan yang kompeten, adaptif, dan berdampak nyata. Mahasiswa magang tidak hanya menimba ilmu, tetapi juga menjadi bagian dari solusi agribisnis lokal melalui kontribusi langsung di lapangan.
Ranti I songi
1. Prof. Dr. Ir. Mahludin Baruadi, MP
2. Dr. Ir. Asda Rauf, M.Si
3. Amelia Murtisari, SP, M.Si
4. Ahmad Fadhli, SE, M.Si
5. Echan Adam, SE, MM
Mohammad Kifli
Pembimbing 1 Wawan K Tolinggi. SP.,M.Si
Pembimbing 2 Amelia Murtisari. SP.,M.Sc
Masa Orientasi Mahasiswa Baru (MOMB) merupakan kegiatan awal bagi mahasiswa yang baru diterima di Perguruan Tinggi.